Skip to main content
Peluk
erat dan tangisan haru dari seorang kakek luar biasa bernama Syamsudin
ini selalu membuat saya menitikan air mata bila mengingatnya kembali,
dengan tangan yg gemetar dan nafas yg terengah-engah kelelahan setelah
dengan tenaga tua nya menerobos beberapa orang didepanya hanya untuk
menjabat tangan dan mendoakan saya "Cucu" nya. Semoga Allah selalu
memberikan kemuliaan dan kesehatan bagi beliau.
Comments
Post a Comment