PKS Minta KPU Buka Kanal Debat Capres


Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta  menyiapkan kanal perdebatan bagi para calon presiden.

Debat ini diperlukan untuk mengetahui visi, misi dan juga track-record para capres. Hal ini juga jauh lebih baik ketimbang membiarkan para capres jor-jor an beriklan untuk memperkenalkan diri ataupun berlomba-lomba melakukan survei yang tidak mendidik masyarakat untuk memilih.

"KPU harus menyiapkan perdebatan autentik untuk pemilu legislatif dan juga utamanya pemilu presiden," kata Wakil Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah, di gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 26/7).

Sekarang ini, kata Fahri, masyarakat hanya mengetahui calon presiden melalui iklan saja dan juga survei popularitas, tanpa bisa mengetahui lebih dalam mengenai visi, misi maupun track-record mereka. Padahal publik harus dibuat cerdas dalam memilih calon-calon pemimpin dalam pemikiran dan gagasan, terutama membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

Popularitas yang hanya dilandasi oleh iklan maupun survei menurutnya bukanlah satu indikator bahwa pemimpin yang paling populer adalah pemimpin yang bisa memberikan kontribusi terbaik dalam pemikiran dan tindakan.

"Kemampuan pemimpin itu bisa kelihatan bukan dari hasil survei  atau dari  iklan, tapi diukur melalui perdebatan-perdebatan. Iklan dan survei itu manipulatif, sementara debat itu real," tegasnya.

Melalui debat, tambahnya lagi, para calon presiden juga bisa diperlakukan adil karena jika hanya mengandalkan survei dan iklan, maka hanya capres-capres yang memiliki kekuatan pendanaan saja yang akan muncul.

"Dan itu bukan hal  yang substansial yang bisa dijadikan landasan oleh masyarakat dalam memilih pemimpin.Rakyat seperti tidak diberikan pilihan karena yang muncul hanya capres-capres yang memiliki kekuatan dana saja," demikian Fahri. [ysa/RMOL]

Comments