PKSDepok, Jakarta - PKS sedang menyiapkan bakal capresnya lewat Pemilu Raya (Pemira) internal di saat mantan Presidennya, Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) tengah menjalani perkara di pengadilan Tipikor.
Kasus LHI jelas memiliki pengaruh terhadap citra PKS menjelang pemilu 2014."Jelas berpengaruh buat PKS," kata Ketua DPP PKS Refrizal saat dihubungi, Kamis (28/11/2013).
LHI dituntut 18 tahun penjara oleh Jaksa di Pengadilan Tipikor. Namun PKS tak ingin berkomentar banyak mencampuri proses hukum ini."Persoalan hukum, kami di PKS telah sepakat diserahkan sepenuhnya kepada pengacaranya," ujar Refrizal. Namun dirinya percaya, PKS bisa solid menghadapi Pemilu 2014. "PKS menjalankan agendanya sesuai dengan rencana, tidak terhambat masalah tersebut, karena PKS adalah partai kader," tuturnya.
Sebelumnya, jaksa Rini Trianingsih di Pengadilan Tipikor menyatakan LHI telah memburukkan citra PKS. Padahal PKS dikenal dengan jargon 'bersih dan peduli'. "Perbuatan terdakwa selaku Presiden PKS memberikan citra buruk terhadap pilar demokrasi melalui lembaga parpol dan merusak kredibilitas PKS sebagai sebuah lembaga partai serta menciderai loyalitas para kader PKS yang telah berjuang membangun bangsa dan negara melalui PKS yang pernah mengusung jargon 'bersih dan peduli'," papar Rini kemarin (27/11). (Detiknews)
Comments
Post a Comment