PKSDepok-Suasana
di Balaikota Depok, Sabtu (9/11) terlihat khidmat bercampur haru. Walikota
Depok, H. Nur Mahmudi Ismail hadir untuk melepas Yonif Linud 328 sebagai Pasukan
Perdamaian PBB ke Lebanon. Mereka akan bertugas dalam menjaga misi perdamaian
selama satu tahun dengan nama pasukan Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI
Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL.
Walikota
Depok menyampaikan rasa apresiasi dan kebanggaan terhadap para TNI yang akan
melaksanakan tugas. Beliau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada
para personel TNI yang bertugas di kota Depok. Para personel TNI ini menurutnya
merupakan modal sosial dalam mewujudkan suasana kondusif di Kota Depok tercinta
ini.
Di
bawah pimpinan Danyonif Linud 328/Dgh selaku Dansatgas, Mayor Inf M. Asmi,
personel yang berjumlah 850 orang ini mendapat kehormatan besar dalam mengemban
tugas ini, karena terkait amanah membawa nama bangsa Indonesia di dunia
internasional.
Indonesia
termasuk negara paling aktif dalam turut menjaga perdamaian dunia. Berdasarkan
laporan PBB, Indonesia menempati urutan 15 dari 177 negara yang paling banyak
mengirimkan pasukan penjaga perdamaian dunia. Mekanisme pengiriman pasukan
tersebut dikoordinatori oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan
setelah permintaan pengiriman pasukan penjaga perdamaian dari PBB.
Dalam
momen tersebut hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, dalam rangka
melepas putranya Lettu Inf Zulfikar yang menjadi bagian dari pasukan perdamaian
PBB ke Lebanon.
Comments
Post a Comment