PKSDepok, DEPOK - Menggunakan kemeja putih dipadu dengan jeans biru, NCR tampak asyik terlibat percakapan dengan seorang warga Krukut, Limo. Wajahnya ekspresif, ceria dan penuh aura semangat.
Penampilannya yang sederhana, pembawaannya yang jauh dari angkuh, menjadikan dirinya disukai. Warga tak sungkan menyapanya begitupun sebaliknya. Melihatnya seperti itu tak ada yang menyangka bahwa dia adalah seorang direktur sebuah perusahaan animasi terkenal.
Direktur sebuah perusahaan animasi terkenal itu tak sungkan menghampiri seorang kakek tua yang ingin memeriksakan kesehatannya di Yankes PKS Limo, Sabtu (15/2). Kakek yang mengenakan kemeja dan peci itu pun tak menolak saat NCR menuntutnya ke meja pengambilan obat. Dengan ramah NCR juga menanggapi percakapan kakek yang pendengarannya sudah berkurang tersebut, sampai-sampai Nur Choliq harus mendekatkan wajahnya ke telinga si kakek agar..Masya Allah indah sekali melihatnya.
"Jadi legislator itu keliatannya aja mudah ya, keliatannya cuma rapat, duduk manis, terus ngomong, tapi apa iya bisa tidur nyenyak dengan seribu amanah di pundak ? saya fikir tidak mudah untuk tidur nyenyak", katanya. "Tapi berada di dalam jamaah partai dakwah sudah menjadi pilihan dan komitmen saya, tak alasan untuk menolak tugas", tutup Choliq.
Jika dalam kehidupan orang normal direktur sudah sepantasnya dilayani tetapi melihat seorang direktur melayani, seperti melihat pengusaha turun tahta ya.. (upm/ccm)
![]() |
| Percakapan antara Nur Choliq Ramdhan dan seorang warga |
Penampilannya yang sederhana, pembawaannya yang jauh dari angkuh, menjadikan dirinya disukai. Warga tak sungkan menyapanya begitupun sebaliknya. Melihatnya seperti itu tak ada yang menyangka bahwa dia adalah seorang direktur sebuah perusahaan animasi terkenal.
![]() |
| Nur Choliq Ramdhan di Yankes PKS Limo |
Direktur sebuah perusahaan animasi terkenal itu tak sungkan menghampiri seorang kakek tua yang ingin memeriksakan kesehatannya di Yankes PKS Limo, Sabtu (15/2). Kakek yang mengenakan kemeja dan peci itu pun tak menolak saat NCR menuntutnya ke meja pengambilan obat. Dengan ramah NCR juga menanggapi percakapan kakek yang pendengarannya sudah berkurang tersebut, sampai-sampai Nur Choliq harus mendekatkan wajahnya ke telinga si kakek agar..Masya Allah indah sekali melihatnya.
![]() |
| Nur Choliq Ramdhan menuntun seorang kakek ke meja pengambilan obat |
![]() |
| Nur Choliq Ramdhan mendekatkan wajahnya ke telinga si kakek |
"Jadi legislator itu keliatannya aja mudah ya, keliatannya cuma rapat, duduk manis, terus ngomong, tapi apa iya bisa tidur nyenyak dengan seribu amanah di pundak ? saya fikir tidak mudah untuk tidur nyenyak", katanya. "Tapi berada di dalam jamaah partai dakwah sudah menjadi pilihan dan komitmen saya, tak alasan untuk menolak tugas", tutup Choliq.
Jika dalam kehidupan orang normal direktur sudah sepantasnya dilayani tetapi melihat seorang direktur melayani, seperti melihat pengusaha turun tahta ya.. (upm/ccm)




Comments
Post a Comment