![]() |
| Baronn Noorwendo dalam talkshow NET TV |
PKSDEPOK, DEPOK - Umumnya, caleg-caleg menyiapkan atribut
kampanyeya sendiri. Mulai dari banner, spanduk, stiker, hingga kartu nama.
Caleg yang satu ini justru atribut kampanyenya melalui media elektronik maupun
cetak. Program Bank Sampah Baron yag sudah digegas dan dijalannkan sekitar
tahun 2009, mendapat sambutan hangat dari berbagai media. Tawaran mengisi
berbagai talkshow terus berdatangan meskipun waktu menjelang pemilu legislatif
tinggal beberapa hari lagi, Baron yang merupakan caleg dapil Pancoranmas nomor
6 ini mengatakan bahwa peliputan dirinya pada berbagai media sebagai momentum
sosialisasi dan kampanye konsep komunikasi politik yang santun, berkelanjutan
panjang, produktif, dan ramah lingkungan. “Pendekata tanpa banner dan tanpa
pencitraan, alhamdulillah profil saya malah dibuatkan dan diangkat oleh
media-media besar seperti Harian Kompas dan Liputan 6 Siang SCTV,” ujarnya saat
ditemui setelah shooting di NET TV.
Pada talkshow NET TV yang diarahkan oleh Sule
dan Andre, Baron menjelaskan seputar konsep Bank Sampah dan produk daur ulang.
Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa Bank Sampah
adalah alternatif program untuk merubah perilaku kita dalam menangai sampah. Bank
Sampah yang Baron bina saat ini bukan milik pribadi tetapi sebuah kelompok
usaha bersama warga RT di lingkungannya, “Kami menabung dan mengambil manfaat
dari sampah bersama,” katanya.
Bank
Sampah yang telah dirintis Baron saat ini menunjukkan keseriusannya dalam
penanganan masalah sampah dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan dengan
menciptakan lapanga kerja baru serta peningkatan ekonomi. Jelas bahwa apa yang
Baron upayakan bukan kegiatan musiman, tapi pengadian yang tak henti, “Karena
program saya sudah nyata sejak lama, maka tidak ada masalah dengan apapun hasil
pemilu 9 April nanti,” ujarnya mantap. Saksikan tayangannya, Baron Noorwendo
dalam talkshow NET TV Kamis, 10 April
2014 jam 20.00 WIB. (ccm)


Comments
Post a Comment