DEBAT CAPRES
Kuningan, 15 Juni 2014
“Pembangunan Ekonomi dan
Kesejahteraan Sosial”
Moderator : Prof. Dr. Ahmad Erani
Yustika
Segmen Keempat : Saling Bertanya
Antar Kandidat
Pertanyaan Ketiga Jokowi :
Bapak Prabowo, kami ingin bertanya bagaimana cara
meningkatkan peran, ini suara rakyat ini, bagaimana cara meningkatkan peran
TPID? Terima kasih.
Prabowo :
Bagaimana meningkatkan peran TPID kalau itu
adalah fungsi dari pemerintahan daerah? Bagaimana meningkatkan peran, ya itu
tugas seorang kepala daerah untuk meningkatken perannya itu. Itu kan tim
pengendalian, berarti kalau mau ditingkatken perannya ya itu fungsi dari pada kepemimpinan
dan management kepala daerah
masing-masing. Saya kira itu, terima kasih.
Pertanyaan Ketiga
Prabowo :
Pak Joko Widodo dari paparan Bapak tidak kedengaran tentunya,
mungkin sudah ada perencanaannya. Tapi tidak dibahas tentang infrastruktur.
Negara kita sangat besar. Tantangan bagi bangsa kita sangat-sangat besar. Bagaimana
kita mau meningkatkan daya saing, meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kalau Bapak
tidak membahas sama sekali tentang infrastruktur. Tolong berikan gambaran apa
rencana Bapak tentang infrastruktur ini. Jalan raya, kereta api, pelabuhan, dan
sebagainya. Terima kasih.
Jokowi :
Terima kasih Pak Prabowo. Saya kira di depan sudah saya
sampaikan mengenai infrastruktur sudah dijelaskan. Infrastruktur di negara kita
ini menurut saya ke depan yang paling penting adalah tol laut. Tol laut ini
penting. Sehingga yang namanya kapal dari barat sampai ke timur, dari ujung Sumatra
sampai nantinya di Papua itu selalu ada bolak-balik bolak-balik. Kenapa ini
harus ada. Karena yang kita lihat, semen yang ada di Jawa harganya 50.000 –
60.000. di Papua bisa 1,2, bisa 1 juta, bisa 1,5 juta, bisa 500.000. Kalau tol
laut ini kita bangun, deep sea port kita
bangun di Sumatra, deep sea port kita
bangun di Jawa, deep sea port kita
bangun di Kalimantan, deep sea port kita bangun di Sulawesi, deep sea port di bangun di Papua, ini akan memberikan rasa keadilan
karena nantinya harga semen di Sumatra, di Jawa, di Kalimantan, di Sulawesi, di
Nusa Tenggara, di Papua itu akan sama atau hampir sama. Tidak seperti sekarang,
ada sebuah harga yang sangat berbeda sekali karena infrastruktur tidak di
bangun berdasarkan kelautan. Karena kita adalah negara maritim yang laut tidak
diberikan perhatian.
Kemudian yang kedua, dan laut, transportasi laut merupakan
trnsportasi yang sangat murah. Dan bisa saya berikan contoh lagi. Saya mengirim
kontainer dari Jawa ke Eropa, dengan dari Jawa ke Papua itu lebih mahal dari
Jawa ke Papua karena engga ada tol laut. Tidak ada kapal besar yang selalu
wira-wiri dari ujung barat ke ujung timur.
Yang kedua, yang murah untuk manajemen distribusi logistik
selain tol laut, yang kedua adalah double
track kereta api. Baik yang ada di Sumatra, baik yang ada di Jawa, yang di
Kalimantan, Papua. Double track
kereta api penting sekali karena itu adalah angkutan yang sangat murah lain
tadi kapal. Oleh sebab itu uang yang ada harus dikonsentrasikan kepada
infrastruktur yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak. Tol laut, kereta api,
itu menjadi penting bagi kita semuanya. Tidak hanya untuk distribusi logistik tetapi
juga bisa mengangkut orang dengan biaya yang sangat murah. Saya kira itu.
(ccm)
Comments
Post a Comment