PKSDEPOK (26/1) - Menyikapi maraknya begal motor di Kota Depok yang telah menelan korban jiwa, Komisi A mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok segera bertindak dan bersikap. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Komisi A DPRD Kota Depok, Qurtifa Wijaya, saat menggelar rapat dengan Kesbangpol di ruang rapat Komisi A DPRD Kota Depok pada Senin (26/1) pagi tadi.
Rapat dihadiri Kepala Kesbangpol Kota Depok, Taufan beserta jajarannya. Dari Komisi A DPRD Kota Depok hadir Qurtifa Wijaya, Rachmin Siahaan dan Sakam.
Aksi begal motor sudah membuat resah dan menimbulkan ketakutan di kalangan warga Depok. Warga yang biasa menggunakan kendaraan roda dua menjadi khawatir akan menjadi korban selanjutnya dari keganasan pelaku begal di jalan raya.
Komisi A DPRD Kota Depok berharap Pemkot Depok segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resor Depok untuk merumuskan langkah-langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak berulang kembali.
Komisi A DPRD Kota Depok tidak ingin dengan maraknya aksi begal di Kota Depok membuat rasa aman warga menjadi hilang. Rasa aman merupakan sesuatu yang mahal dan kewajiban pemerintah untuk menghadirkan rasa aman bagi warganya.
Penambahan penerangan jalan, peningkatan patroli dan pemasangan CCTV adalah sejumlah langkah antisipatif yang perlu dilakukan segera.
Disamping mendesak pemerintah kota bertindak, Komisi A DPRD Kota Depok juga menghimbau warga Depok untuk meningkatkan kewaspadaannya. Bila tidak sangat mendesak, sebaiknya tidak berkendaraan sendiri di waktu dinihari.
Komisi A DPRD Kota Depok dalam waktu dekat telah merencanakan akan mengadakan pertemuan dengan Kepolisian Resor Depok untuk membahas masalah begal ini. [CCM]

Comments
Post a Comment