PKSDEPOK, Depok
(12/02) – Pendistribusian 3 kartu sakti masih dalam pembahasan. Hal ini dibahas
dalam kunjungan Komisi D ke Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota
Depok. Dalam kunjungan ini, komisi D memastikan rencana pendistribusian
Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu
Keluarga Sejahtera (KKS) untuk 280.943 jiwa agar tepat sasaran. Rencana
pendistribusian 3 kartu sakti ini tertunda karena data yang diberikan
oleh Kementrian Sosial kepada Disnakersos Depok tidak
sama dengan hasil Pendataan Program
Perlindungan Sosial (PPLS)
tahun 2011 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala Disnakersos, Diah Sadiah menjelaskan, data yang diterima
dari pusat masih perlu dilakukan validasi dan
verifikasi ke lapangan karena selain alamat yang tidak
jelas, adanya kemungkinan data berkurang karena ada yang sudah
meninggal, pindah tempat tinggal, atau status ekonominya sudah berubah. “Nantinya
hasil dari pemutakhiran data tersebut akan dikembalikan ke pemerintah pusat (Kemensos) untuk mendapatkan persetujuan dan kemudian baru akan
didistribusikan ke calon penerima kartu sakti,”
jelasnya.
Wakil
ketua Komisi D, Hafid Nasir menyampaikan agar pemkot Depok
memiliki database yang jelas agar
pendistribusiannya tepat sasaran. “Pemutakhiran data harus
hati-hati dalam mengupdatenya, jangan sampai nanti memunculkan masalah baru karena yang
seharusnya menerima kartu sakti tidak menerima atau sebaliknya,” tegasnya. Hafid menyampaikan hal ini karena sebelumnya ada
laporan keresahan dari masyarakat terkait dengan data yang tidak valid untuk
calon penerima kartu sakti. (rsk)

Comments
Post a Comment