“Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang mu'min dan beramal sholeh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,” kata Saduddin, mengutip surat Muhammad ayat 12, memulai khutbahnya.
Saduddin menekankan
pentingnya untuk senantiasan meningkatkan keimanan dan amal sholeh dalam setiap
aktifitas kehidupan. Iman dan amal sholeh, tegas Saduddin, dua hal yang tidak
bisa dipisahkan, menjadi prasyarat dimasukkan seseorang ke dalam surga-Nya.
Tidak cukup Iman saja tetapi disertai dengan amal sholeh, sebaliknya juga tidak
bisa amal sholeh tanpa adanya keimanan.
“Apapun kedudukan dan
posisi kita, kapanpun dan dimanapun kita berada, hendaklah Iman dan Amal sholeh
senantiasa melekat dalam hidup dan kehidupan kita,” papar Saduddin, yang juga
mantan Bupati Bekasi.
Saduddin menegaskan,
janganlah kedudukan dan jabatan yang ada menjadikan seseorang lupa mengingat
Allah, mengingkari amar ma’ruf dan nahi munkar, bersenang-senang di dunia
bahkan hari-harinya banyak dihiasi dengan amal-amal yang salah sehingga menjatuhkan
dirinya dalam jurang kehinaan, menjadikannya merugi di akhirat kelak.
“Dan orang-orang kafir
bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan
jahannam adalah tempat tinggal mereka,”ujar Anggota Legislatif dari Dapil kab
Bekasi, Karawang dan Purwakarta ini, melanjutkan kutipan ayat sebelumnya.
Khutbah Jum’at di masjid Agung Nurul Hikmah,
kawasan pemerintah kabupaten (pemkab) Bekasi (27/2)
----------------------------
Dr. H. Saduddin, MM
Anggota Komisi II DPR RI dari F-PKS
HP : 0811827166
Website : www. Saduddin.com
Twitter : saduddin.mardjuki@gmail.com
Facebook : Sa’duddin Mardjuki

Comments
Post a Comment