PKSDEPOK, Depok (19/02)
– Pengembangan budaya dan wisata daerah oleh masing-masing pemerintah kota
menjadi salah satu fokus guna mengenalkan kekhasan lokal daerahnya. Sebagai kota
yang merupakan daerah aseli Betawi Depok, pemkot Depok juga melakukan upaya pelestarian
budaya dan kekhasannya. Ditengah-tengah rutinitas menyerap aspirasi dan
advokasi permasalahan masyarakat, Wakil Walikota Depok Idris Abdus Somad dan
aleg DPRD Depok Fraksi PKS Hafid Nasir, mengunjungi
salah satu warga aseli RT.04/RW.09 Kelurahan Rangkapan
Jaya yang kesehariannya membuat kue khas tradisional
betawi, yaitu geplak.
Kue yang terbuat dari tepung beras ketan yang agak pera dicampur kelapa
parut ini, diaduk selama 3 jam diatas penggorengan dengan kayu bakar pengganti gas atau minyak tanah. “Keuntungannya hanya 10 ribu,”
cerita Isah Cantung, pembuat geplak tersebut.
Setelah berkoordinasi dengan
Aleg DPR RI, Hafid berusaha untuk menyalurkan
program pemberdayaan sosial-ekonomi dari Kemensos RI berupa program KUBE
(Kelompok Usaha Bersama). “Nanti jika diperoleh dana bantuan sebesar 2 juta dapat meningkatkan modal untuk
memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi,”
ujarnya.
Hafid akan memastikan pembuat
geplak, uli, tape, dan makanan khas betawi
lainnya ini adalah pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) sehingga dana bantuan permodalan dapat digulirkan kepadanya. (rsk)

Comments
Post a Comment