Pemprov Jabar Gelar Virtual Musrenbang RKPD Jawa Barat tahun 2015 di Aula Bappeda Depok


PKSDEPOK – Kamis (4/6) Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2015. Virtual Musrenbang dilaksanakan di Aula Bappeda, Gedung Dibaleka 1 Depok.

Musrenbang RKPD menghadirkan 27 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat. Musyawarah ini dihadiri oleh 30 orang peserta. Turut hadir Kepala Bappeda Drg. Hardiono dan Kepala BLH Wijayanto. Musyawarah dimulai pada pukul 09.00 pagi dan berakhir pada pukul 13.00 siang.

Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Deddy Mizwar mengungkapkan bahwa Musrenbang terselenggara dengan maksud agar memudahkan para pimpinan daerah untuk menyampaikan program yang dilakukan serta perubahan-perubahan anggaran yang terjadi pada 2015. Selain itu, musyawarah tersebut dilakukan secara virtual atau teleconference dengan tujuan meminimalisir anggaran yang dikeluarkan.

Pada pelaksanaannya, setiap kabupaten dan kota mendapat kesempatan untuk mengutarakan usulan dalam memajukan wilayahnya. Selanjutnya, Wakil Gubernur Jawa Barat akan menanggapi sekaligus menyikapi lebih lanjut masukan tersebut.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Depok menyampaikan beberapa program yang akan dilakukan demi memajukan Kota Belimbing ini. Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma’il mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan anggaran yang diberikan oleh Pemprov Jawa Barat. Depok mendapatkan sebesar 115 miliar rupiah untuk berbagai program kegiatan.

“Alhamdulilah kita diberikan bantuan dana oleh Pemprov. Dari jumlah yang diberikan, 15 miliar kita peroleh atas penghargaan anugerah Pangripta Nusantara,” ungkap pemimpin Kota Belimbing tersebut.

Adapun anggaran yang diberikan akan digunakan untuk pembangunan pasar tradisional, stadion, sistem saluran air bersih, serta untuk masyarakat yang tidak mampu. Selain itu, anggaran ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Depok agar lebih maju.

“Paling utama saya sampaikan agar disetujui pemberian dana BOS bagi sekolah swasta yang ada di Kota Depok, karena saat ini baru sekoah negeri saja,” tambah Nurmahmudi. (Ro/ccm)

Comments