Kembangkan Olahraga di Depok, Pradi Gaet Pengusaha Lokal


PKSDEPOK - Melalui dana corporate social and responsibility (CSR), pelaku-pelaku usaha di Depok dapat dialokasikan untuk membuat kompetisi olahraga, seperti sepakbola, di tingkat lokal. Hal tersebut diungkapkan calon Wakil Walikota Depok pada Pilkada 2015, Pradi Supriatna.

Menurut politisi dari Partai Gerindra ini, dana CSR dari perusahaan di Depok sangat besar. Banyak pula jasa perbankan di kota ini, besar kemungkinan dapat dimafaatkan untuk membangun anak-anak lewat kegiatan positif.

“Bisa dengan kompetisi lokal atau membangun sarana olahraga agar ada wadahnya,” kata Pradi, beberapa waktu lalu.

Kekurangan finansial memang dirasa sangat sulit untuk mengembangkan olahraga. Contohnya adalah Persikad yang kini sudah tidak ada lagi di Depok. Depok United menjadi wadah baru bagi pemain sepakbola muda untuk menyalurkan bakatnya.

Namun, tidak dipungkiri bahwa klub yang baru berdiri dua tahun lalu ini tidak merasakan sulitnya finansial. Berbagai cara pun ditingkatkan untuk mendongkrak klub, seperti menjual merchandise klub, mencetak ratusan kaos, dan ketika klub bertanding juga akan menjual tiket pertandingan. Manajemen seperti inilah yang harus dikelola tim, meski awalnya memang harus ada yang mendukung secara penuh.

“Bisa juga jika perusahaan ingin memberi bantuan dari dana CSR, kenapa tidak?,” ungkapnya.

Minimnya sarana olahraga di Depok membuat anak-anak sulit mengembangkan kreativitas yang dimiliki. Contohnya Lapangan Mahakam, dinilai masih sempit jika digunakan untuk pertandingan nasional.

“Mahakam hanya bisa untuk pembinaan dan pertandingan lokal saja,” ucap warga Beji ini.

Menurut Pradi, siapapun pemenang dalam pilkada nanti, harus mengutamakan kepentingan anak-anak untuk menyalurkan kreativitasnya. Keinginan pribadinya adalah sport center yang bertaraf nasional, dan dapat digunakan anak-anak di Depok.

“Jika ada wadah, tentu akan lebih mudah bagi mereka menyalurkan keahliannya,” pungkasnya. (Ro/ccm)

Comments